Lukaku Pecahkan Rekor Transfer Inter Sepanjang 2 Dasawarsa

Lukaku Pecahkan Rekor Transfer Inter Sepanjang 2 Dasawarsa

Kepindahan Romelu Lukaku dari Manchester United menuju Inter Milan membikin tim yang berbasis di Giuseppe Meazza menciptakan history anyar. Ya, kehadiran striker berumur 26 tahun ini menghancurkan rekor transfer kesebelasan berjulukan I Nerazzurri.

Usai jadi pemberitaan panas selama jendela transfer musim ini, Inter Milan endingnya resmi memperoleh tanda tangan Romelu Lukaku. Striker tim nasional Belgia ini bersatu dengan tim asuhan Antonio Conte, Kamis (8/8).

Inter mengukuhkan Lukaku dengan kesepakatan kontrak dengan jangka waktu 5 tahun sampai 30 Juni 2024. Media Inggris dan Italia mengatakan jika I Nerazzurri mengeluarkan biaya senilai 73 juta poundsterling ataupun lebih dari 1, 2 triliun.

“Romelu Lukaku resmi bersatu dengan Inter. Pesepak bola Belgia ini direkrut dari Manchester United dengan cara permanen. Dia sudah mengambil kesepakatan kontrak bareng I Nerazzurri sampai 30 Juni 2024, ” tulis pernyataan resmi Inter sebagaimana dilansir Football5star. com.

Kepastian itu membikin Lukaku jadi bintang yang resmi menghancurkan rekor transfer paling besar sepanjang sejarah Inter. Sebelumnya rekor itu sudah bertahan sepanjang 2 dasawarsa.

Ya, kali terakhir Inter membayar biaya paling besar untuk mendaratkan salah satu bintang berlangsung pada 1999. Saat mendatangkan Christian Vieri dari Lazio dengan biaya senilai 41, 8 juta poundsterling.

Semenjak kepindahan Vieri itu, I Nerazzurri tak jua lagi sempat merekrut pemain dengan banderol lebih dari 40 juta poundsterling. Saat membawa Radja Nainggolan musim kemarin dari AS Roma, mereka cuma membayar biaya 34 juta pound.

Begitu juga saat mendatangkan Joao Mario dari Sporting CP dengan 36 juta poundsterling pada kampanye musim 2016-17. Geoffrey Kondogbia (dari AS Monaco) dan Hernan Crespo (Lazio) jua cuma dibeli dengan mahar 32 juta £.

Ferdinand Sebut Lukaku Adalah Musuh Idaman Bek Lawan

Ferdinand Sebut Lukaku Adalah Musuh Idaman Bek Lawan

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, memberikan kritikan kepada Romelu Lukaku setelah pertandingan Liga Champions antara Setan Merah melawan Valencia.

Ferdinand mengutarakan itu sehabis Manchester United cuma mengklaim hasil seri melawan Valencia di pertandingan ke 2 Liga Champions, Selasa (2/10) Rabu malam WIB.

Lukaku dianggap bertanggung jawab vs ketidakmampuan Setan Merah menyarangkan goal selama Waktu normal pertandingan yang dimulai pada Old Trafford tersebut.

“Dia mudah guna dijaga pemain bertahan sekarang lantaran ia cuma berdiri diam, ” tutur Ferdinand pada BT Sport, dicuplik BolaSport. com.

“Anda tak menyaksikan beberapa pergerakan, khususnya saat performa tengah meningkat pada wilayah sentral gelanggang yang belum lama ia lewati, ” tutur mantan pemain bertahan tim nasional Inggris ini.

Ferdinand memperhitungkan Lukaku seharusnya sering pindah, walau menjadikannya akan berdiri offside pernah.

Hal tersebut seperti dilansir kakak Anton Ferdinand itu setidak-tidaknya akan membikin pemain bertahan rival kebingungan.

“Dia seharusnya pindah, malahan apabila dia berdiri offside, membikin para pemain bertahan memikirkan, ” katanya

“Saat itu, para pemain bertahan menyaksikan persis pada mana Lukaku ada. Ia tak pindah, menjadi Kamu paham apakah yang ia kerjakan, ” kata Ferdinand sedang.

Saking buruknya performa Lukaku, mantan pemain bertahan paling mahal sejagat ini mengatakan sang ujung tombak merupakan rival yang diidam-idamkan dengan para pemain bertahan rival.

“Untuk sosok pemain bertahan, melawan Lukaku merupakan cita-cita, ” jelasnya.

Performa Lukaku di pertandingan melawan Valencia memang tidak dapat dianggap bagus.

Whoscored memberi nilai enam, tiga bareng Nemanja Matic, poin paling rendah pada antar bintang-bintang utama Manchester United pada pertandingan itu.

Lebih lanjut, striker dari Belgia itu baru berhasil membuat tendangan awal saat laga sudah berjalan hingga menit ke-71 walau berlaga semenjak menit perdana.

Jumlah 4 tendangan Lukaku, cuma 2 yang soal target, namun tidak berakibat goal.